Another home sweet home

Karena tidak ada tempat senyaman rumah

Puisi ketika 99

Aku telah melupakan banyak hal
Namun aku tetap mengingat
cara kita saling bertukar senyum malu-malu
dan saling mengirim isyarat cinta dengan perantara angin malam

Dan kini sendiku mulai kaku
begitupun dengan kulitku yang mulai kebal
Tapi masih dengan jelas dapat ku ingat
caramu memeluk pinggangku, merangkul bahuku atau sekedar menggenggam jemariku

Pun kini penglihatanku memburam
begitu juga dengan pendengaranku yang mulai samar
Namun masih dapatku rasakan
pipiku bersemu ketika kau menatapku atau saat cinta dibisikan kepada telingaku

Usiaku tak lagi muda
Dan aku masih dan akan selalu, mencintamu

About this blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Recent News